Keuntungan menjadi Solopreneur

Ada banyak alasan mengapa orang ingin menjadi solopreneur. Keuntungan menjadi Solopreneur yaitu ingin menjadi bos untuk diri sendiri, adanya ketidakpuasan dengan pekerjaan saat ini, ingin jadwal kerja yang lebih fleksibel, menginginkan lebih banyak waktu untuk liburan atau keluarga dan tentu saja untuk memperoleh potensi pendapatan yang jauh lebih tinggi.

Tetapi ada beberapa manfaat lain untuk seorang solopreneur yang yaitu:

1. Memperluas Keterampilan

Karena kita secara mandiri mengurusi segala sesuatu terkait kegiatan solopreneur, maka hal itu memaksa kita untuk mengatasi sendiri semua masalah yang akan terjadi

Jika tidak terlalu mahir mengolah bahas pemrograman website? Jangan khawatir, lama-kelamaan kita akan secara otodidak mencarai solusi atau cara-cara untuk mengolah website.

Jika tidak pandai marketing atau berbicara di depan umum? Lambat laun akan bergantung kepada keahlian itu.

Tapi jangan khawatir, lama kelamaan semua solopreneur akan terbiasa mencari solusi sendiri apabila terjadi masalah yang mungkin bias diatasi. Sehingga dari kebiasaan itu mau tidak mau akan terbentuk keterampilan dan keahlian baru. Hal itu merupakan salah satu keuntungan menjadi Solopreneur.

2. Langsung bekerja pada bagian terproduktif

Sebagai seorang karyawan, terkadang dipaksa untuk menanggung dan mengerjakan banyak hal yang bahkan bias saja kontraproduktif dengan misi perusahaan. Pikirkan tentang berapa banyak pertemuan yang mungkin tidak berguna yang harus dihadiri, atau berapa banyak laporan dan dokumen yang harus dibuat yang mungkin sama sekali tidak produktif. Itu adalah sekelumit kegiatan yang tidak produktif yang harus diikuti dan dijalani.

Sebagai seorang solopreneur, keuntungan menjadi Solopreneur manjadikan terbebas dari semua hal itu sehingga dapat lebih berkonsentrasi pada bagian paling produktif dari bisnis atau proyek Anda.

Baca juga: 7 Kiat Meningkatkan Produktivitas

3. Lebih luwes dalam bekerja

Di dunia yang serba cepat, kemampuan beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah adalah kunci untuk kesuksesan usaha. Sebagai solopreneur, Anda memiliki fleksibilitas tertinggi di bidang ini. Tanpa adanya intervensi pihak lain semisal investor, pemegang saham, direksi atau bahkan karyawan. Anda dapat fleksibel menyusun dan menyesuaikan strategi bisnis sendiri dan mengaplikasikannya dengan cepat.

Baca juga: 8 Skill Penting agar Sukses di Dunia Kerja

4. Mengontrol Merk Sendiri

Keuntungan menjadi Solopreneur yang lain adalah menjadikan diri sendiri sebagai sebuah merk atau brand. Jadi tanggung jawab terkait identitas publik adalah tanggung jawab diri sendiri. Hal tersebut menandakan adanya keleluasaan untuk mempromosikan identitas/merk Anda kepada publik.

5. Dibayar dengan Layak

Di Amerika Serikat ternyata hanya beberapa pekerja saja yang berpikir bahwa mereka benar-benar dibayar sesuai dengan nilai pekerjaan yang mereka hasilkan.

Sebagai solopreneur, kompensasi yang diraih akan berkorelasi langsung dengan apa yang bisa dihasilkan. Benar-benar tidak ada batasanĀ  pendapatan sebagai seorang solopreneur.

6. Ada Kepuasan Kerja Tersendiri

Survei terbaru di Amerika Serikat, ternyata hanya sekitar setengah dari populasi AS (51%) melaporkan bahwa mereka puas dengan pekerjaan mereka.

Sebaliknya, lebih dari 80% solopreneur melaporkan kepuasan kerja dengan 76% berencana untuk tetap berkarier di pekerjaan mereka saat ini.

Jadi dengan menjadi seorang solopreneur, akan memperoleh kepuasan tersendiri karena adanya flesibilitas dan keleluasaan dalam berimprovisasi dan berimajinasi dalam rangka membuat suatu proyek bisnis.

7. Kebanggaan tersendiri

Seorang solopreneur memikirkan tentang kebanggaan terhadap pencapaian yang diperoleh, yaitu ketika ada motivasi dan dorongan untuk menyelesaikan suatu proyek. Perasaan itulah yang sangat memotivasi solopreneur untuk berhasil.

8. Bisa Bekerja dari Mana Saja

Berkat adanya internet, semuanya terasa mudah. Tidak perlu menyimpan segala sesuatunya di dalam perangkat fisik. Apalagi sekarang teknologi penyimpanan data sudah menggunakan model Cloud Storage. Secara harfiah yang perlu Anda lakukan hanyalah fokus menjual produk atau layanan yang dapat dilakukan melalui internet. Jika memerlukan dukungan data atau file, dapat diunduh langsung via Cloud Storage di mana data anda telah disimpan. Sangat memudahkan sekali bukan.

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *