6 Kebiasaan Orang Sukses Mengatur Keuangan Pribadi

Orang sukses cenderung memiliki kebiasaan mengatur keuangan atau finansial yang baik. Mereka memiliki kiat-kiat tersendiri untuk mengelola keuangan dengan efektif dan efisien. Di bawah ini adalah 6 kebiasaan orang sukses mengatur keuangan pribadi.

1. Buat Anggaran dan Patuhi

Buat anggaran dan patuhi itu

Sangat penting untuk membuat anggaran dan senantiasa konsisten menaatinya. Tanpa adanya anggaran, semua uang bisa sajan dihabiskan sesuka hati dan terkadang kita terkejut kenapa tiba-tiba langsung habis.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi pos-pos pengeluaran, untuk mencari tahu ke mana saja uang selama ini dihabiskan. Langkah selanjutnya adalah melakukan penyesuaian terhadap pos-pos pengeluaran tadi dalam rangka meghemat pengeluaran di area-area tertentu.

Dengan membuat suatu penganggaran, akan membantu untuk hidup sesuai kemampuan keuangan yang dimiliki. Selain itu, juga bisa membantu untuk membantu menahan diri dari membeli sesuatu atas dasar keinginan saja tanpa melihat tingkat kebutuhan atas barang tersebut.

2. Punya Tabungan

Salah satu kebiasaan orang sukses mengatur keuangan adalah memiliki tabungan. Menabung haruslah dijadikan sebagai prioritas. Maksudnya adalah dahulukan untuk menyisihkan uang untuk tabungan sebelum membayar tagihan-tagihan atau membeli sesuatu.

Bagaimana caranya?

Buatlah jadwal transfer tetap dari penghasilan tiap bulan ke rekening tabungan. Aturlah jumlahnya minimal 10% dari gaji atau penghasilan yang kita terima.

Dengan cara ini, akan selalu ada uang yang kita punya untuk berjaga-jaga sewaktu kapan-kapan dibutuhkan.

3. Punya Portofolio Investasi

Berinvestasi

Setelah memiliki tabungan, uang yang kita punya juga perlu diinvestasikan dengan cara yang benar. Jangan biarkan uang yang disimpan hanya menganggur dan kehilangan nilainya karena faktor inflasi.

Investasikan uang ke dalam portofolio investasi yang handal, terpercaya dan tentunya memiliki prospek cerah. Saat ini banyak platform investasi yang menarik berupa reksadana, saham, properti dan emas akan memiliki potensi keutungan tersendiri sesuai dengan tingkat resikonya.

Jika ingin berinvestasi semisal di pasar modal, perumahan, emas dan lain sebagainya, jangan lupa gunakan media internet, buku-buku, video tutorial serta analisis para ahli yang bermanfaat untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh terhadap keputusan investasi yang telah dibuat. Pastikan kita tidak salah melakukan investasi, agar tidak menyesal di kemudian hari

4. Buat Tujuan yang Realistis

Menetapkan suatu tujuan sangatlah penting. Tanpa adanya tujuan, kita akan menjadi kehilangan arah.

Ilustrasinya seperti ini:

Jika sebuah kapal meninggalkan dermaga pelabuhan tanpa memiliki tujuan untuk berlabuh dan tanpa adanya nahkoda kapal, kapal itu hanya seperti benda mati yang terombang-ambing di laut hingga lama kelamaan akhirnya tenggelam.

Jadi cobalah untuk ambil kendali dan tetapkan beberapa tujuan yang realistis dan usahakan mudah dicapai.

5. Jangan Suka Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Salah satu kebiasaan orang sukses mengatur keuangan adalah tidak terus-terusan membandingkan diri dengan orang lain.

Membandingkan diri bisa jadi merupakan kesalahan fatal yang dilakukan kebanyakan orang. Membandingkan apa yang kita punya dengan yang dimiliki orang lain hanya menguras pikiran saja. Hal itu menyebabkan kita terpacu untuk membelanjakan sesuatu diluar kemampuan yang kita punya hanya untuk menyaingi orang lain.

Sedangkan orang yang stabil secara finansial tidak khawatir dan enjoy saja terhadap apa yang dimiliki orang lain.

Mereka menjadikan kenyamanan sebagai hal yang terpenting. Apa pun yang dimiliki orang lain, tidak menjadikan mereka tersaingi dan belomba-lomba membeli sesuatu secara berlebihan.

baca juga: 7 Cara Pengembangan Diri

6. Jauhi Pikiran Negatif

Tanamkan mindset pada diri, bahwa apapun yang yang diinginkan pasti bisa dilakukan.

Jika merasa kurang secara finansial, jangan pernah berpikir negatif atau merasa sebagai orang yang kurang beruntung. Semua pemikiran itu hanya menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan saja.

Pikiran negatif memiliki kemampuan untuk mereduksi perilaku positif. Singkirkan pikiran-pikiran negatif, mulailah berpikir positif, dan yakinlah kesuksesan akan bisa diraih dengan adanya usaha dan kerja keras.

Selain itu, stabil secara finansial bukan berarti juga tidak ada ruang untuk bisa bersenang-senang. Tetapi lebih menjadikan kita untuk selalu bijak dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran.

Cobalah secara konsisten menerapkan kebiasaan orang-orang yang sukses secara finansial. Lakukan penyesuaian finansial seperlunya saja, dan yakinlah akan hasil yang akan diperoleh.

Demikian 6 kebiasaan orang sukses mengatur keuangan pribadi.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *