7 Cara Menghilangkan Rasa Malas dan Mulai Produktif

Tidak bisa dipungkiri lagi, terkadang kita mengalami masa-masa dimana rasa malas yang senantiasi menghinggapi diri kita. Mungkin menjadi malas untuk sehari dua hari itu wajar. Tetapi apabila rasa malas muncul setiap hari, maka itu adalah masalah besar. Oleh karena itu kita harus mencari cara yang tepat untuk menghilangkan rasa malas yang muncul

Terkadang kita mungkin hanya perlu memotivasi diri kita agar beranjak dari sifat malas. Tapi seringkali, kemalasan memiliki penyebab yang lebih dalam dan lebih “dark” yang tidak ingin kita pikirkan, apalagi mau mengakuinya.

Berikut adalah 7 cara untuk menghilangkan rasa malas dan menjadi lebih produktif.

1. Cari Tahu Akar Masalahnya

Cari Tahu Akar Masalahnya

Apakah mungkin kita kelelahan saat bekerja seharian? Jika iya itu merupakan sinyal bahwa kita perlu istirahat atau perubahan.

Manusia tidak seharusnya bekerja sepanjang waktu. Nenek moyang kita di zaman paleolitik rata-rata bekerja sekitar 20 jam seminggu. Mungkin kita merasa kewalahan, takut tugas tidak terselesaikan, atau malah tidak ingin melakukan tugas. ini adalah masalah tersendiri dengan solusi yang terpisah.

Dengan mampu mengetahui akar penyebab sifat atau rasa malas kita, maka akan dapat membantu kita melakukan perubahan yang kita butuhkan untuk menjadi lebih efektif dan energik.

2. Temukan Gairah dan Passion untuk Bekerja

Kita mulai melakukan sesuatu pasti karena suatu alasan, tetapi kadang-kadang, bahkan tugas yang paling kita sukai dapat menjadi berat untuk dikerjakan atau malah terasa biasa-biasa saja. Ketika ini muncul, ingatkan diri kita alasan mengapa kitaa mulai melakukannya sejak dulu.

Kita pasti memiliki gairah, passion dan minat dibeberapa hal, maka terus galilah minat itu. Ingatkan diri kita tentang hal-hal baik yang ada di dalam pekerjaan, bukan hanya bagian yang menyebalkannya saja.

baca juga: 13 Alasan Kita Bosan Menjalani Hidup

3. Istirahat yang Cukup

Istirahat yang Cukup

Orang-orang bisa bekerja lebih efisien ketika mereka memiliki waktu istirahat yang cukup. Bekerja pelan-pelan asal konsisten dan terfokus jauh lebih efektif daripada mencoba bekerja keras sekaligus. Kita tidak hanya akan lebih bahagia dengan hasil yang diperoleh, tetapi kita akan tetap merasa lebih baik dan lebih bersemangat setelah menyelesaikannya.

4. Cari Cara Lain yang Lebih Efisien

Cobaah untuk bekerja cerdas daripada hanya sekedar bekerja keras.

Jika kita sanggup menemukan cara yang lebih baik untuk menyelesaikan tugas kita, kita akan lebih menikmatinya karena tidak hanya sekedar melakukan tugas saja, tetapi juga menggunakan kreativitas dan imajinasi kita yang merupakan efek terbaiknya. Ini akan membuat kita merasa lebih baik tentang pekerjaan itu dan mungkin lebih menikmatinya.

5. Minta Bantuan atau Dukungan

Terkadang, kita hanya perlu adanya suatua cadangan ekstra. Oleh karena itu tidak ada yang salah saat kita meminta bantuan dari rekan kerja, teman, atau anggota keluarga yang sedang memiliki motivasi lebih. Ini adalah cara yang berguna untuk membuat kita bangkit dan bergerak, karena mereka akan ikut memotivasi kita untuk melakukan tugas itu.

Pada saat yang sama, kita mungkin melakukannya dengan memotivasi mereka untuk bekerja lebih keras.

6. Berpikir Positif

Beberapa pekerjaan yang tidak ingin kita lakukan mungkin karena pekerjaan itu tidak menyenangkan. Orang-orang tidak suka melakukan pekerjaan yang mungkin membutuhkan waktu dan energi, tidak menyenangkan, danĀ  tahu bahwa cepat atau lambat akan melakukan hal yang sama lagi.

Namun,daripada memikirkan mengapa kita tidak ingin melakukan tugas itu, pikirkan saja manfaatnya. Dengan mengubah pikiran negatif menjadi positif, akan membuat kita menemukan sudut pandang yang berbeda dan akan membuat kita memiliki pandangan positif terkait pekerjaan dan tugas kita.

baca juga: Cara Berpikir Positif Saat Kenegatifan Muncul

7. Paksa Diri Sendiri

Paksa Diri Sendiri

Cara terakhir adalah memaksa dan mendorong diri kita sekuat tenaga untuk keluar dari rasa malas. Karena kita memiliki otorisasi penuh terhadap setiap aspek tindakan kita, maka cobalah dengan niat dan tekat yang kuat untuk menghapus rasa malasa yang menghinggapi kita.

Semua saran dan harapan yang baik akan sia-sia, jika tidak ada niatan untuk melakukan perubahan. Ya mungkin sesekali kita perlu memaksakan diri untuk melakukan sesuatu yang tidak ingin kita lakukan. Percaya atau tidak, kita akan menjadi lebih bangga pada diri sendiri setelah tugas yang tidak ingin kita lakukan ternyata terselesaikan.

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *