Kiat Agar Potensi Maksimal Kita bisa dicapai

Dalam dunia yang terus berkembang, dibutuhkan keahlian-keahlian baru yang tentunya membutuhkan sebuah perjuangan untuk menggali potensi maksimal di dalam diri kita. Berikut Kiat-kiat untuk menggali potensi maksimal di dalam diri kita:

1. Kembangkan tujuan

Saat menetapkan sasaran, tiga hal yang penting yaitu:
Pertama, spesifik dan tidak bias. Jadi, daripada mengatakan “Saya ingin memenuhi potensi penuh saya dalam kehidupan”, lebih baik katakan tujuan yang lebih spesifik yaitu “Saya ingin menjadi yang terbaik (salesman, artis, atlet dsb) yang saya bisa.” Hal itu lebih berkarakter dan tegas.
Kedua, tujuan Anda harus bisa diukur. Dengan kata lain, ada tolak ukur yang digunakan untuk menilai tercapainya tujuan. Sekali lagi, jauh lebih mudah untuk mengukur pencapaian untuk menjadi seorang artis daripada untuk memenuhi “potensi penuh” Anda.
Dan pada akhirnya, tujuan harus dituliskan. Hal sebagai bentuk perwujudan konkrit dan tujuan dan menjadikannya lebih nyata. Selain itu tujuan yang ditulis atau digambar juga berfungsi sebagai motivasi untuk terus diingat dan dikelola di dalam pemikiran sehari-hari. Singkatnya, tujuan yang tidak dituliskan bisa jadi hanyalah sebuah harapan.



2. Tujuan adalah produk sampingan dari apa yang dilakukan

Katakanlah tujuan Anda adalah menjadi penulis terbaik yang Anda bisa. Anda mungkin ingin mengukur kesuksesan Anda dengan kemampuan Anda untuk dipublikasikan atau dalam hal blogging, seberapa luas membaca artikel Anda.
Daripada terus-menerus khawatir tentang mencapai tujuan Anda untuk menjadi yang terbaik, waktu Anda jauh lebih baik dihabiskan hanya dengan menulis. Seperti apa pun, semakin banyak Anda melakukannya, semakin baik Anda dapatkan.
Itu sama dengan tujuan apa pun, penting untuk menetapkannya, tetapi mencapai tujuan Anda untuk menjadi tenaga penjualan terbaik sebenarnya hanya merupakan produk sampingan dari Anda untuk pergi ke sana dan menjual!

3. Jangan biarkan opini menghambat kita

Di dunia ini tidak ada yang mustahil. Dan kemustahilan bisa dibantah dan diraih apabila kepercayaan selalu tertanam di pikiran Kita. Abaikan opini-opini yang justru kontra-produktif dengan apa yang ingin kita capai. Teruslah berusaha walaupun gagal berulang kali, karena kemustahilan bisa dihilangkan bagi orang yang percaya dan yakin 100%.

4. Jangan takut keluar dari zona nyaman

Apabila diperlukan keluar dari zona nyaman dapat mengeksplorasi batas-batas diri kita. Selain itu dapat membuka cakrawala pikiran dan memperoleh pengetahuan dari hal-hal baru diluar zona nyaman kita.
Orang biasa melakukan hal-hal biasa, mendapatkan hasil rata-rata dan hidup yang rata-rata. Orang luar biasa melakukan hal-hal luar biasa, mendapatkan hasil yang luar biasa dan menjalani kehidupan yang luar biasa juga.



5. Berlatih dengan disiplin

Memang ini bagi sebagian orang terasa mudah daripada yang lainnya, tetapi ini adalah keterampilan yang dapat dikembangkan dan akan bermanfaat di semua aspek kehidupan Anda.
Cara berpikir lain tentang disiplin hanyalah wujud kepuasan yang tertunda. Misal saat melakukan diet, tetapi ada sepotong kue keju di kulkas, sehingga akhirnya sikap disiplin kita tergoyahkan.
Mendisiplinkan diri bukanlah masalah tidak menginginkan kue keju, disiplin mengakui keinginan Anda untuk kue keju tetapi menyadari bahwa keinginan ini hanya sementara, dan kemudian dilupakan begitu saja. Sehingga kita akan jauh lebih bahagia saat kita tidak menyerah kepada dorongan sementara terhadap kue tadi.
Intinya adalah mengembangkan disiplin untuk menunda hasrat atau keinginan akan mendorong kita mengetahui sampai mana batas kedisiplinan kita dan akan ada imbalan dari penundaan itu.

6. Percaya diri

Pernahkah Anda berurusan dengan seseorang yang baru dalam pekerjaan dan kurang percaya diri? Mungkin itu seorang tenaga penjualan yang tidak bisa menjawab pertanyaan dasar tentang suatu produk atau hanya memberi Anda informasi yang salah. Apakah Anda akhirnya membeli dari penjual itu? Dugaan saya tidak, saya yakin tidak.
Keyakinan datang dari pengetahuan, disiplin, dan pengalaman. Tetapi bagaimana Anda mengembangkan kepercayaan diri jika Anda seseorang yang baru atau newbie. Sementara pengalaman datang seiring waktu, pengetahuan dapat diperoleh dengan cepat, terutama jika Anda selalu bersikpa disiplin di segala hal.
Aturan praktisnya adalah mulailah sesuatu dengan dasar pengetahuan. Belajar sebanyak mungkin, terus berlatih, dapatkan mentor atau lakukan riset. Jika Anda cukup disiplin untuk mengembangkan pengetahuan, hal itu akan membuat membuat kita mendapatkan pengalaman secara mudah.

baca juga: 10 Tips agar lebih Percaya Diri

7. Kegagalan pasti ada

Tidak ada yang namanya sukses dalam semalam. Kegagalan adalah bagian dari kehidupan dan itu terjadi pada semua orang. Faktanya, ada banyak pemikiran bahwa kegagalan sebenarnya lebih baik daripada kesuksesan!
Sementara sebagian besar dari kita akan setuju bahwa kesuksesan lebih baik daripada kegagalan, ketika itu terjadi, berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat:
Jangan larut dalam kekecewaan. Kegagalan dalam pekerjaan, karier, bisnis, atau pernikahan, bukanlah refleksi pada Anda sebagai pribadi. Teruslah maju dan berusaha, kegagalan bisa memilukan, memalukan, dan melemahkan semangat. Luangkan waktu yang dibutuhkan untuk melewati perasaan itu dan mengendalikan emosi. Apabila berpegang pada emosi negatif membuat Anda terjebak dalam mindset yang statis. Memikirkan kesalahan dan kegagalan masa lalu adalah cara paling pasti untuk mengeliminasi keberhasilan Anda.
Biarkan kegagalan menjadi peluang untuk belajar. Saya tahu ini klise, tetapi klise karena suatu alasan, itu benar! Tetapi dibalik kegagalan itu ada hikmah yang bisa kita petik.

8. Belajar terbiasa dengan ketidaknyaman

Sukses dalam hidup dengan memenuhi potensi penuh, berarti siap menghadapi situasi yang tidak nyaman. Ketidaknyaman memperkuat mental kita dan membuat kita tahu menjadi siap untuk menyesuaikan diri dan menimbulakan sikap reaktif yang positif. Teknik ini bekerja untuk tantangan fisik dan psikologis. Baik tubuh dan pikiran kita mampu melakukan lebih dari yang kita kira.

9. Tetapkan tujuan kecil dahulu

Saat Anda pertama kali menetapkan tujuan, jangan takut untuk menjadikannya besar! “Saya ingin menjadi atlet sukses” atau “Saya ingin menjadi artis yang kaya”. Tetapi begitu Anda telah menetapkan tujuan-tujuan itu, Anda kemudian perlu rencana aksi untuk sampai ke sana. Dalam rencana tindakan inilah Anda harus menetapkan banyak tujuan kecil dan mudah dicapai. Jadi semacam rencana jangka pendek untuk senantiasa memotivasi kita agar rencana jangka panjang kita tetap selaras.
Apa pun tujuannya, mereka harus membuat Anda lebih dekat dengan tujuan akhir Anda sementara pada saat yang sama dapat dicapai. Keberhasilan dibangun di atas kesuksesan, sehingga mencapai sasaran-sasaran kecil ini membantu memotivasi Anda untuk melanjutkan ke sasaran yang lebih besar.

10. Luangkan waktu untuk ‘isi ulang’

Setiap orang membutuhkan waktu untuk beristirahat, mencoba melakukan semuanya sendiri, dan merefleksikan diri.
Hal tersebut berlaku ketika kita mencoba memperluas batas-batas kita dan memaksimalkan potensi kita. Memastikan kami memiliki istirahat yang memadai untuk mencegah kecemasan kelelahan dan pengambilan keputusan yang buruk.

sumber: https://www.lifehack.org/816335/full-potential

gambar: https://www.pexels.com/photo/man-building-architect-joy-33343/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *