7 Cara Orang Sukses Mengatur Waktunya

Orang sukses memiliki pola pikir tentang manajemen waktu yang membuat mereka ‘lebih’ dari kebanyakan orang lain. Dan hal tersebut menunjukkan perbedaan yang signifikan antara orang yang sukses dengan orang yang biasa-biasa saja.

Kesuksesan tidak hubungannya dengan turunan atau bakat. Ini adalah sebuah pola pikir yang murni dan bisa dilatih oleh setiap orang untuk melakukan hal yang istimewa.

Berikut adalah tujuh cara orang-orang sukses mengelola kehidupan mereka yang bisa menginspirasi kita:

1. Punya Rutinitas harian

Ini yang sangat menonjol dari kehidupan orang-orang sukses. Hampir setiap orang sukses memiliki semacam rutinitas pagi dan sore.

Lihat saja seperti CEO Apple Tim Cook hingga Warren Buffett, mereka memulai hari dengan cara yang sama setiap hari. Tim Cook bangun jam 3:45 pagi dan lalu ke gym, Warren Buffett berkendara santai selama lima menit sebelum bekerja setiap paginya dan sarapan di MacDonald. Tony Robbins menjalani serangkaian latihan yang rumit untuk “menantang” dirinya sendiri untuk hari berikutnya. Satya Nadella selalu rutin lari pagi dll.

Rutinitas harian memungkinkan kita untuk fokus dan memiliki waktu tersendiri sebelum memulai pekerjaan utama kita. Hal tersebut membuata kita agar siap mengahadapi pekerjaaan, fokus apa ingin dipacai hari ini, dan menambaha ketengangan kita selama bekerja.

Rutinitas harian membuat Anda lebih energik dan produktif sepanjang hari. Selain itu rutinas harian yang simpel dan santai bisa membuat kita tidak merasa tertekan ketika hendak bekerja. Jadi kita mendapat semacam “positive vibes” yang berguna untuk mengurangi tingkat stres sewaktu bekerja.

 baca juga: 10 Tips Menjadi Pemimpin yang Berkualitas

2. Fokus pada hal yang penting

Salah satu sifat yang dimiliki orang sukses adalah mereka telah mengembangkan kemampuan untuk dengan cepat memutuskan apakah sesuatu itu penting atau tidak. Mereka dapat segera memutuskan tindakan apa yang dirasa tepat untuk dilakukan agar memajukan suatu proyek.

Orang yang kurang sukses sering terjebak dalam hal-hal sepele. Hal-hal seperti mencari orang untuk disalahkan dari kesalahannya, menekan bawahan dll. Hal tersebut tentunya harus dihindari jika ingin menjadi orang sukses.

Jadi mulailah memahami apa yang penting dan apa yang tidak penting untuk kemudian fokus pada yang penting saja. Coba tanyakan pada diri sendiri pekerjaan apa yang akan memiliki dampak positif terbesar pada hari, kehidupan, dan pekerjaan kita.

3. Jelas arah dan tujuan untuk sukses

Mengetahui tujuan adalah ide bagus dan penting jika ingin mencapai kesuksesan dalam hal apa pun. Jadi tujuan bukan hal yang absurd, harus jelas detail tujuannya, seperti “Saya ingin menjadi CEO suatu hari” tetapi harusnya “Saya akan menjadi CEO SpaceX pada tahun 2045”, terlihat lebih tegas dan jelas. Presiden UFC, Dana White, mencontohkan betapa dia memiliki tingkat fokus yang komplit sebagai pebisnis walaupun usianya masih remaja dan bisnis pertarungan. Ya yang penting fokus, agar terlihat hasilnya.

Ketika Anda memiliki kejelasan seperti ini, cara Anda mengatur hari akan berubah. Daripada teralihkan dengan hal-hal sepele yag tidak proposional, kita mungkin lebih memilih untuk mengkaji setiap  keputusan yang dibuat agar mampu mencapai tujuan yang hendak diraih. Kejelasan ini memberi  fokus, energi dan tekad yang bulat untuk mencapai tujuan kita.

4. Mencatat ide-ide

Sir Richard Branson dan Cheryl Sandberg terkenal membawa buku catatan kecil ke mana pun mereka pergi. Tetapi ini bukanlah hal yang baru bagi Sir Richard Branson dan Cheryl Sandberg. David Allen juga membawa note-taker ke mana pun dia pergi.

Sepanjang hari kita mungkin akan memperoleh ide-ide luar biasa. Kebanyakan orang tidak pernah menuliskan ini dan mungkin akan hilang begitu saja. Padahal, hanya butuh satu ide untuk mengubah kita menjadi seperti Elon Musk. Jika kita mencatat ide-ide kita, kita dapat mengembangkan ide tersebut menjadi sesuatu yang mungkin sangat istimewa.

Biasakanlah mencatat ide di dalam buku catatan atau smartphone kita. Apa yang kita tulis bisa jadi adalah benih kesuksesan kita di masa depan.

5. Fokus yang Intens

Robin Sharma, Tony Robbins, dan Amir Salihefendic memiliki jadwal untuk fokus yang lama dan tidak hanya beberapa jam atau hari. Mereka mengambil satu atau dua bulan penuh untuk fokus proyek tunggal yang intens.

Tujaun dari fokus yang intens adalah agar senantiasa tidak mengalami distraksi atau gangguan yang dapat menghambat pekerjaan kita. Bahkan lamanya waktu, intensitas, dan fokus dapat menghasilkan beberapa produk luar biasa yang bisa laris dipasaran.

Sebagian besar dari kita tidak kesulitan untuk melakukan fokus yang intensif karena danya gangguan-gangguan di sekitar. Padahal gangguan-gangguan itu bisa jadi membawa kita ke arah yang tidak membantu untuk mencapai kesuksesan.

baca juga: Tips Agar Produktivitas & Fokus Terjaga

Jika kita benar-benar serius dalam mencapai kesuksesan, kita harus fokus pada ide-ide kita atau justru hanya menghabiskan hari kita dengan mengambil instruksi dari orang lain.

Kita harus membuat keputusan apakah ingin menjadi pengikut atau menjadi seorang pemimpin. Para pemimpin mengendalikan waktu mereka, pengikut memungkinkan orang lain untuk mengontrol waktu mereka. Tentukan pilihanmu.

6. Pegang penuh kendali jadwal

Warren Buffett selalu membawa buku harian kecil kapanpun itu. Di dalam buku harian kecil itu terdapat jadwal di harian yang tidak bisa diakses orang lain. Sebagian besar dari kita rela mengizinkan orang lain untuk menjadwalkan pertemuan dan rapat. Orang-orang sukses tidak pernah melakukan itu, mereka berinisiatif sendiri.

Biasanya orang-orang sukses sangat jelas dan tegas terhadap pertemuan-pertemuan yang hendak dihadiri. Mereka sangat ingin tujuan yang didapat di dalam pertemuan itu jelas dan kongkrit.

Jadi, cobalah untuk mengambil alih kendali apa yang hendak kita lakukan dan kurangi untuk meminta orang lain mengatur jadwal-jadwal kita. Kendalikan waktu, karena ini adalah aset yang paling berharga. Jangan izinkan orang lain memberi tahu kita bagaimana memanfaatkannya.

7. Pengembangan diri dan Membaca

Pengembangan diri yang berkelanjutan adalah bagian penting dari kesuksesan. Keterampilan yang stagnan dan kurang membaca adalah kemunduran kita mencapai kesuksesan.

Warren Buffett dan Bill Gates menghabiskan sekiitar delapan puluh persen setaip hari untuk membaca sehingga terkenal dengan pengetahuannya yang luar biasa. Robin Sharma membaca buku satu kali sehari dan memposting hasil bacaannya di umpan media sosialnya. Tony Robbins menghubungkan pemahamannya tentang pikiran manusia dari buku-buku yang telah dibacanya.

Membaca dan belajar secara terus menerus adalah bagian penting untuk kesuksesan. Bisa dengan mulai membaca Napoleon Hill Think And Grow Rich dan Dale Carnegie’s How To Win Friends dan Influence People dan buku lain yang kita sukai.

Kita juga dapat mencari inspirasi dari YouTube dengan orang-orang seperti Tim Cook, Satya Nadella dan Oprah Winfrey ataupun TED. Dari sumber daya itu saja kita akan belajar banyak hal.

Kesimpulan

Kita hidup di dunia yang berubah lebih cepat dari waktu ke waktu. Satu-satunya cara untuk tetap bertahan hidup di dunia ini adalah terus mengembangkan keterampilan yang ada dan mempelajari keterampilan baru.

Mulailah dengan menambah wawasan baru melalui membaca buku-buku berkualitas dan terbuka untuk belajar dari orang-orang sukses. Untuk dapat melakukan itu, kita perlu membuat jadwal harian untuk membaca dan mengembangkan diri. Tidak pernah ada waktu yang lebih baik untuk menjadi sukses.

Masalah sekarang adalah bukan tentang ada tidaknya sumber daya, masalah hari ini adalah jumlah sumber daya yang tersedia untuk kita. Jika ingin mencapai kesuksesan mulailah dengan mengatur waktu, fokus pada yang penting, abaikan hal-hal sepele,  agendakan waktu untuk pengembangan diri dan melindungi aset Anda yang paling berharga kita yaitu — waktu — dengan apapun yang kita miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *