6 Alasan Jangan Takut Jatuh Cinta Lagi

Mencari cinta bisa jadi merupakan petualangan yang seru dan mengasyikkan. Kita bisa bertemu orang baru, jalan-jalan dan bersenang-senang, dan malah menemukan cinta sejati di dalam hidup kita.

Namun, menjalin hubungan juga bisa juga menjadi sangat menyebalkan, dan ada kalanya malah membuat frustasi daripada kesenangan, terutama saat bertambahnya usai.

Untuk mendapatkan hubungan atau relationship yang hebat, kita harus bekerja keras. Tapi apa yang harus kita lakukan saat kita merasa sudah waktunya menyerah terhadap cinta?

Jangan biarkan kita kehabisan rasa cinta! Berikut adalah alasan kenapa kita tidak boleh menyerah pada cinta.

1. Cinta Memberikan Pembelajaran

Mengalami hubungan yang gagal bisa menjadi pengalaman yang membuat kita frustrasi, memilukan, dan menyedihkan. Tetapi yang perlu diingat waktu terus berlalu dan usia semakin bertambah. Jangan hanya karena pernah putus cinta maka itu menjadi kisah cinta terakhir kita.

Daripada memandang hubungan yang gagal sebagai pemborosan waktu, buatlah daftar dan cek list apa saja pelajaran yang kita peroleh dari hubungan itu.

Mungkin kita belajar bagaimana berbicara tentang apa yang kita rasakan dan menjadi rentan dengan orang lain, dan mungkin kita juga belajar bahwa itu bukanlah segalanya.

Jika hubungan itu mulai tidak sehat, mungkin kita tahu bahwa kita ternyata lebih kuat dari yang dikira sebelumnya. Mungkin kita mengetahui apa yang tidak kita inginkan dan tidak akan mentolerir hubungan Anda di masa depan.

Apa pun masalahnya, ambil pelajaran yang diberikan cinta dan hargai mereka.

2. Punya Waktu untuk Tumbuh dan Berkembang

Masa lajang adalah masa dimana kita mempelajari siapa diri kita dan tumbuh dan berkembang dari setiap pengalaman yangkita alami.

Jika tujuan utama kita adalah menikah, mengapa tidak menggunakan waktu ini untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan dan sifat yang akan membuat kita menjadi suami atau istri yang hebat nantinya?

Sebagai contoh:

  • Memiliki keterampilan memasak.
  • Memiliki pekerjaan
  • Mampu mengatur keuangan dengan baik
  • Memiliki rumah atau apartemen sendiri
  • Punya sifat penyabar
  • Mampu mengekspresikan perasaan dengan baik
  • Adakah kecenderungan kita untuk egois

Mengembangkan kemampuan diatas lebih baik daripada menyerah pada cinta. Sekarang adalah waktu untuk mengeksplorasi kemampuan diri sendiri dan mencari tahu siapa yang kita inginkan untuk diri sendiri, teman, keluarga, dan pasangan masa depan kita.

3. Sekarang Waktunya Untuk Kita

Tidak ada waktu yang lebih baik untuk sedikit lebih egois dengan pencapaian, energi, dan fokus yang kita punya daripada saat kita masih lajang. Sekaranglah saatnya bagi kitauntuk mengambil langkah menuju karir impian kita, bepergian, danĀ  fokus pada kehidupan sosial kita.

Tentu saja, kitaa masih dapat melakukan hal-hal ini ketika kita berada dalam suatu hubungan, tetapi cinta memiliki potensi untuk menjadikannya lebih terbatas.

Tidak ada keraguan bahwa itu sepadan, tetapi kita tidak dapat bepergian dengan kuantitas yang banyak sembari membiayai kehidupan berkeluarga. Setidakny, kita tidak bisa melakukannya semudah ketika kita masih lajang.

Persahabatan juga penting. Ini adalah orang-orang yang telah mendukung kita melalui setiap keputusan baik dan buruk yang pernah kita buat. Mereka bisa menjadi teman kita berkeluh kesah dan curhat tentang masalah yang kita alami.

Gunakan waktu ini sebagai alasan untuk fokus pada diri sendiri dan mencari tahu siapa diri kita.

Tidak hanya ini akan baik untuk kesehatan mental dan pertumbuhan pribadi, tetapi kepercayaan diri pada diri sendiri juga akan sangat menarik bagi pasangan masa depan.

4. Lebih Layak Dari Sekadar Bertahan

Menemukan cinta sejati juga tentang menemukan seseorang yang membuat kita tertarik, yang membuat kita tertawa, dan menghormati kita.

Menemukan cinta sejati adalah tentang:

  • Menghabiskan waktu berkualitas bersama
  • Belajar seni komunikasi
  • Berbagi tujuan dan kepercayaan yang sama

Jika kita belum menemukannya, lalu mengapa kita merasa puas? Kita pantas mendapatkan hubungan terbaik, jadi jangan menyerah begitu saja. Jika perlu menunggu sedikit lebih lama untuk menemukan seseorang yang sesuai kriteria kita, mengapa tidak menunggu saja dulu?

5. Hal Lain Jadi Sangat Mudah Dilakukan

Pikirkan tentang itu. Hal-hal terbaik dalam hidup – hal-hal yang membuat kita merasa puas, bangga pada diri sendiri, dan terinspirasi untuk melakukan yang lebih baik selalu sulit.

Misalnya menyalurkan hobi dan passion kita, berolahraga, menghentikan kebiasaan buruk, mempelajari sesuatu yang baru atau bagaimana berbicara bahasa lain.

Ini semua adalah hal yang membutuhkan waktu untuk diselesaikan, tetakita merasa sangat puas ketika kita telah menyelesaikan tantangan itu.

Hal yang sama berlaku saat berusaha menemukan hubungan yang tepat. Memutuskan untuk menunggu seseorang yang sesui kriteria kita daripada hanya berkencan hanya untuk membunuh kesepian dan membutuhkan kekuatan.

Dibutuhkan keberanian untuk putus dengan seseorang yang kita cintai tetapi yang pada akhirnya menjadikan kita lebih buruk. Dibutuhkan upaya untuk bersabar. Tapi yakinlah kita mampu melakukannya.

6. Cuma Butuh Satu

Mungkin frase yang tepat disaat kita kesepian dan gagal dalam hubungan adalah “Hanya butuh satu orang yang tepat.”

Yakinlah bahwa suatu saat ada seseorang yang bisa menjadi “the only one”.

Hanya perlu satu orang untuk mencuri hati kita dan mengubah dunia kita.

Pikirkan tentang itu. kita bisa bertemu dengan cinta dalam hidup dalam seminggu dan bersama mereka selama sisa hidup kitaa. Jika itu terjadi, bukankah kita lebih suka melihat ke belakang saat kita masih lajang dan ingat bahwa kita merasa bahagia? Bahwa kita sangat menikmati waktu sendirian kita?

Jadi nikmatilah. Jangan menyerah pada cinta – karena hanya butuh satu sosok yang tepat.

Kesimpulan

Menemukan cinta sejati tidak selalu mudah. Kadang bisa mengecewakan dan bahkan terkadang terasa seperti pekerjaan sepanjang hari. Tetapi jangan menyerah.

Ketangguhan adalah kunci untuk menemukan cinta. Nikmati perjalanan dan fokus pada perbaikan dan pertumbuhan diri dan menerima semua pembelajaran di dalam kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *