5 Tips Menghilangkan Rasa Takut

Apakah kamu pernah gagal saat melakukan sesuatu, atau gagal melakukan yang terbaik karena adanya rasa takut? Jawabannya mungkin iya. Apakah menghilangkan rasa takut itu sulit? Jawabannya belum tentu.

Ketakutan muncul ketika kita terlalu banyak keraguan dan rasa tidak percaya diri di dalam pikiran kita.

Terkadang kita juga takut apabila dikemudian hari gagal.

Padahal ketakutan akan adanya kegagalan akan menghambat kita meraih tujuan dan kesuksesan.

Setiap kali kita menghadapi tantangan, hanya ada dua pilihan, terus berjuang atau menyerah.

Ketakutan memberikan dua implikasi:  lari dan melupakan semuanya atau bangkit dan menghadapinya dengan keberanian.

Kemampuan untuk menghadapi ketakutan Anda dan melakukannya akan membuat atau menghancurkan Anda.

Jadi berhentilah untuk dihantui rasa takut yang berlebihan.

Sekarang saatnya berubah dan mengendalikan pikira untuk berani menghadapi ketakutan.

Berikut adalah 6 tips yang bisa menghilangkan ketakutan dari hidup.

1. Ambil Kendali

Menghilangkan Rasa Takut

Satu-satunya cara untuk benar-benar menghadapi ketakutan adalah dengan lebih dulu memutuskan untuk mengambil kendali mutlak terhadap segala sesuatu di hidup kita.

Jangan biarkan ketakutan mengendalikan kita. Selama kita memposisikan diri sebagai korban ketakutan kita, tidak akan ada perubahan yang terjadi.

Satu-satunya cara untuk mengatasi tantangan dalam hidup adalah dengan memutuskan bahwa hanya diri kitalah yang bertanggung jawab untuk mengnyelesaikan suatu permasalahan.

Tentunya kita tidak selalu dapat mengendalikan segala peristiwa di dalam kehidupan kita, tetapi kita selalu dapat mengontrol bagaimana untuk menghadapinya. Yaitu dengan mengambil tanggung jawab atas ketakutan dan kemampuan untuk menghadapinya.

Pikirkan apa penyebab untuk menjadi takut akan sesuatu.

Dengan menunda tindakan karena adanya rasa takut, sebenarnya kita malah semakin memperbesar rasa takut itu sendiri.

Kita kehilangan harga diri dan percaya kepada kemampuan kita dan pada akhirnya malah meragukan diri sendiri.

Apabila dibiarkan, rasa takut akan tumbuh lebih kuat dan lebih besar karena kita memiliki lebih banyak waktu untuk memikirkannya dan meragukan kemampuan yang kita miliki.

Satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa takut adalah dengan mengambil tanggung jawab dan kendali hidup kita dan memutuskan untuk menghadapinya tidak peduli seberapa menakutkan kenyataan yang terjadi.

Jika tidak, kita akan terus dihantui rasa takut seumur hidup.

2. Ambil Tindakan

Ambil Tindakan

Berdiam diri saja akan memperparah ketakutan kita.

Cobalah untuk bertindak dalam rangka mengurangi atau menghilangkan rasa takut itu sendiri.

Semakin sering melakukannya, dan semakin cepat mengambil tindakan, maka akan semakin mudah untuk mengatasinya.

Setiap kali menyadari adanya ketakutan, hadapi itu segera.

Jangan menunggu esok atau tahun depan untuk berani bertindak, tetapi lakukans sesegera mungkin.

3. Anggap Ketakutan sebagai Hal yang Tidak Rasional

Anggap Ketakutan sebagai Hal yang Tidak Rasional

Cobalah menganggap ketakutan ke dalam perspektif lain.

Kita mungkin bisa menghilangkan rasa takut dengan menyadari betapa irasionalnya ketakutan itu.

Tanyakan pada diri sendiri, “Apa hal terburuk yang mungkin terjadi secara realistis?” Cari konsekuensi terburuknya dan putuskan untuk menerima itu. Biasanya, hal itu cenderung tidak terjadi. Dan bila terjadipun, itu tidak akan ‘membunuh’ kita.

Terima hasil terburuk yang mungkin terjadi dan kemudian buat rencana untuk mencegahnya terjadi.

4. Atur Pola Tubuh

Atur Pola Tubuh

Ketika takut akan sesuatu, nafas kita menjadi lebih dangkal, otot-otot tegang, dan lain sebagainya.

Ketakutan akan benar-benar terpancar di raut wajah kita.

Cara tercepat untuk menghancurkan ketakutan adalah melakukan perubahan dalam fisiologi kita.

Mungkin dengan posisi berdiri tegak “terbuka dan luas”, kita dapat mengubah kadar hormon kita dengan cara yang positif.

Cukup dengan mengubah cara berdiri akan dapat mengubah perasaan kita.

Cobalah berfokus pada pernapasan.

Ketika sedang stres, nafas lebih dangkal atau hiperventilasi, sehingga lebih sedikit oksigen yang masuk ke tubuh kita.

Ini akan meningkatkan kecemasan dan ketakutan, sehingga mencegah kita untuk bisa berpikir jernih.

Tarik napas perlahan melalui hidung dan rasakan udara segar mengalir ke paru-paru kita, tahan napas sejenak, lalu buang napas perlahan melalui mulut.

Relasksasi pola pernapasan ini memungkinkan kita menghilangkan respons rasa takut dan sebaliknya membantu kita menjadi rileks dan tenang.

5. Anggap Saja Kita Mampu

Menghilangkan Rasa Takut

Strategi ini sering disebut “berpura-pura sampai berhasil”.

Seringkali dianggap negatif, meskipun ada efek positifnya.

Terkadang bertindak seolah-olah kita menjadi siapa dan apa yang kita inginkan dapat mengubah cara berpikir dan bertindak, yang mengarah ke hasil yang lebih baik.

Bertingkahlah seolah-olah kita benar-benar percaya diri pada diri sendiri dan kemampuan kita.

Dengan bertindak percaya diri, kita akan mulai berpikir dan bertindak melebihi dari person atau orang yang kita tiru.

Strategi ini tidak hanya berguna ketika menghadapi ketakutan saja, tetapi juga aspek lain di dalam kehidupan.

Ketika mulai meniti karir, mengapa tidak bertindak seseroang yang ahli dan sukses di dunia kerja?

Mengapa tidak berpakaian seperti mereka, berpikir seperti mereka, dan bertindak seperti mereka?

Mengapa tidak membaca buku yang dibaca orang sukses dan berperilaku seolah-olah kita sudah sukses?

6. Visualisasikan Kesuksesan

Visualisasikan Kesuksesan

Sebelum menghadapi langsung peristiwa-peristiwa penting dalam hidup kita, tanamkan lebih dulu kesuksesan di pikiran kita.

Tutup mata dan visualisasikan diri bahwa kita mampu menghancurkan rasa takut, mengatasi rintangan, dan melakukan hal-hal yang ditakuti.

Lihatlah bahwa diri kita mampu dan berhasil melakukan semuanya tanpa batas!

Gunakan sebanyak mungkin detail sensorik dari otak kita.

baca juga:3 Tips Penting Meraih Kesuksesan

Bayangkan diri kita berdiri di depan panggung yang besar, Rasakan adanya kegembiraan yang luar biasa atas pencapaian ini, dan bayangkan kita seakan-akan sedang memberikan pidato yang luar biasa dan menerima tepuk tangan meriah dari para audien.

Kuncinya adalah buat visualisasi kesuksesan di pikiran kita terlebih dahulu, sehingga menimbulkan perasaan positif dan optimisme untuk menghlangkan rasa takut yang akan dihadapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *