Agar password lebih aman, coba tiga cara ini

proteksi keamanan password

Terkadang membuat password atau kata sandi itu melelahkan. Selain itu kita juga malas untuk membuat kata sandi yang berbeda-beda untuk masing-masing akun atau aplikasi. Tetapi kehadiran password sebenarnya sangat penting karena sebagai pintu pertama untuk keamanan dan privasi akun atau aplikasi kita. Kemudian hadirnya teknologi pemindaian biometrik memakai retina mata atau sidik jari merupakan terobosan baru yang diyakini dapat mengubah persepsi awal tentang sebuah kata kunci. Sehingga diharapkan kedepannya kita dapat mengandalkan kombinasi teknologi pemindaian termasuk dengan adanya password itu sendiri.

Pada era digital sekarang, membuat sebuah password sebenarnya cenderung tidak menyusahkan. Bahkan, sekarang melakukan manajemen terhadap password bisa jadi lebih mudah daripada yang kita pikirkan.

Membuat password yang tangguh

Sebenarnya ada banyak ide dan saran tentang bagaimana membuat password, tetapi kembali ke konsep awal dimana sebuah kata sandi harus kuat dan sulit untuk dibobol. Gampangnya begini, kita tidak membuat orang lain bahkan yang terdekat sekalipun untuk bebas mengakses akun atau aplikasi kita.

Sehingga dianjurkan untuk tidak membuat kata sandi dari kata atau frase yang umum. Kata sandi bisa menggunakan campuran antara huruf, angka, dan simbol yang kita inginkan. Beberapa layanan akun atau aplikasi terkadang tidak mengizinkan kita mengunakan simbol-simbol, jadi waspadalah terhadap suatu pembatasan tersebut. Untuk panjang kata sandi yang dianjurkan biasanya minimal sebanyak 10 digit, dan semakin panjang semakin baik.

Alternatif termudah untuk membuat kata kunci yang kuat dan acak adalah dengan menggunakan aplikasi password manager seperti 1Password, LastPass, atau Dashlane. Ketiga layanan tersebut dapat membuatkan kata sandi baru kita menjadi kuat dan kompleks. Selain itu sebuah program atau aplikasi komputer tentunya jauh lebih baik dalam mengingat semua password kita yang kompleks.

password

Kita mungkin bertanya-tanya kenapa ternyata sangat membuat kata sandi yang unik, tapi yakinlah itu cuma langkah awal saja. Bila kita memiliki kata kunci yang tidak mudah ditebak, maka segala sesuatu terasa lebih mudah dan sederhana karena kita dapat cukup yakin kata sandi kita sangat aman.

Jangan sering merubah password

Beberapa pakar teknologi informasi menyatakan bahwa mengubah password kita secara teratur ternyata lebih membahayakan. Hal tersebut karena kebanyakan orang bolak balik mengubah password yang ternyata lebih lemah daripada sebelumnya.

Kebanyakan kita memiliki banyak akun atau aplikasi online sehingga saat kita hendak login kita menginput password yang berbeda-beda dan itu sangat melelahkan. Jadi jangan sering gonta ganti kata sandi. Selama kita mempunyai kata sandi yang solid, acak dan terdiri dari 10 karakter atau lebih, maka kita tidak perlu khawatir saat kita jarang online lagi. Terlebih lagi adanya metode verifikasi yang membuat akun atau aplikasi kita menjadi aman.

Tentu saja ada kalanya mengubah kata kunci aplikasi kita, mungkin saat si aplikasi melakukan pelanggaran besar terhadap privasi atau saat kita curiga ada orang lain yang mungkin tahu password kita.

Kadang perlu juga membuat password terotomatisasi

Aplikasi LastPass dan Dashlane memiliki fitur yang sangat bagus (gratis) yang membantu kita untuk melakukan otomatisasi atau semi otomatisasi dalam mengubah kata sandi aplikasi online kita. Fitur aplikasi Dashlane lebih otomatis daripada aplikasi dashlane, tetapi kedua aplikasi tersebut dapat  menyederhanakan proses dengan tidak mengharuskan kita untuk harus membuka menu login pada aplikasi kita.

Hal-hal tersebut hanyalah sebuah dasar-dasar untuk melakukan manajemen terhadap password pada aplikasi online kita, tetapi aplikasi atau software tersebut dapat menjaga akun kita menjadi lebih aman.

Sumber:  http://pcworld.com/article/3173055/security/three-steps-to-make-managing-passwords-easier.html

Simpan

Simpan

Simpan

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*